pria muda tersenyum mengenakan kaus putih

Dua Warung Bersebelahan, Nasib yang Berbeda

Ada dua warung makan bersebelahan di jalan yang sama. Rasanya mirip, harganya mirip, dan sama-sama sudah buka bertahun-tahun.

Yang satu ramai oleh orang yang tidak pernah lewat situ sebelumnya. Yang satu lagi hanya dikenal tetangga sekitar. Bedanya bukan pada masakan, melainkan pada satu hal yang tidak terlihat dari trotoar: profil bisnis di Google.

Google Bisnisku adalah salah satu aset paling berharga yang sudah kamu miliki tanpa perlu membayar sepeser pun. Masalahnya, sebagian besar pemilik usaha membuatnya sekali lalu tidak pernah membukanya lagi.

Artikel ini membahas apa saja yang sebenarnya bisa dikerjakan di sana, dan bagian mana yang paling sering dilewatkan padahal dampaknya paling terasa.

Profil Ini Sering Lebih Dilihat daripada Situsmu

Banyak pemilik usaha menghabiskan jutaan rupiah untuk membuat website, lalu membiarkan profil bisnisnya kosong. Padahal untuk usaha dengan lokasi fisik, urutannya biasanya terbalik.

Orang yang mencari sesuatu di sekitarnya jarang membuka situs. Mereka melihat kartu profil yang muncul di peta, membaca ulasan sebentar, lalu langsung menekan tombol telepon atau petunjuk arah.

Artinya keputusan membeli sering terjadi sebelum seseorang menyentuh situsmu. Kalau kartu profilmu tampak setengah jadi, kamu kalah di detik pertama.

Langkah Awal: Klaim dan Verifikasi

Cukup banyak bisnis yang profilnya sudah ada tanpa pernah dibuat pemiliknya, karena dibuat otomatis atau ditambahkan pengunjung. Profil seperti itu perlu diklaim dulu.

Proses dasarnya singkat.

  • Cari nama bisnismu, lalu pilih opsi untuk mengelola atau mengklaim.
  • Lakukan verifikasi sesuai metode yang ditawarkan, biasanya lewat video, kartu pos, atau telepon.
  • Setelah terverifikasi, periksa apakah ada profil ganda dengan nama serupa dan gabungkan.

Profil ganda adalah masalah yang jauh lebih sering terjadi daripada dugaan orang. Dua profil untuk satu bisnis membuat ulasan terpecah dan posisimu di pencarian melemah.

Teknisi perempuan mengoperasikan mesin produksi
Teknisi perempuan mengoperasikan mesin produksi. Foto: Unsplash

Kategori: Satu Pilihan yang Menentukan Banyak Hal

Kategori utama adalah pengaturan paling berpengaruh di seluruh profilmu, dan paling sering diisi asal-asalan.

Pilih yang Paling Spesifik

Kalau kamu punya kedai kopi yang juga menjual roti, kategori utamanya tetap kedai kopi, bukan restoran. Kategori yang terlalu luas membuatmu bersaing dengan bisnis yang sebenarnya tidak sejenis.

Kategori tambahan boleh diisi, tetapi jangan berlebihan. Tiga kategori yang benar-benar menggambarkan usahamu lebih berguna daripada delapan kategori yang setengah cocok.

Atribut yang Sering Menentukan Pilihan

Atribut adalah keterangan kecil seperti tersedia parkir, ramah anak, menerima pembayaran nontunai, atau ada mushola. Bagi sebagian orang, satu atribut inilah yang menentukan mereka datang atau tidak.

Isi sejujurnya. Atribut yang dicentang tetapi tidak benar akan berbalik menjadi keluhan di kolom ulasan.

Foto yang Menjawab Keraguan, Bukan Sekadar Memperindah

Foto di profil bisnis punya tugas berbeda dari foto di media sosial. Di sini tugasnya bukan membuat orang kagum, melainkan membuat orang yakin tidak akan salah alamat.

Foto tampak depan bangunan biasanya yang paling berguna. Setelah itu foto ruang dalam, area parkir, produk andalan, dan tim yang melayani.

Perbarui setidaknya sekali sebulan. Profil dengan foto terakhir dari tiga tahun lalu memberi kesan tempat itu sudah tutup, apa pun kenyataannya.

Foto dari ponsel biasa sudah cukup asal terang dan tidak buram. Yang dicari orang adalah gambaran jujur, bukan hasil pemotretan profesional yang justru membuat tempat aslinya terasa berbeda.

Etalase yang Sering Dibiarkan Kosong

Bagian produk dan layanan hampir selalu kosong di profil usaha kecil. Padahal di sinilah kamu bisa menuliskan apa yang kamu jual lengkap dengan harganya.

Isi minimal sepuluh item paling laku. Sebutkan nama yang biasa dipakai pembeli, bukan istilah internal yang hanya dimengerti timmu.

Menuliskan harga di sini sangat membantu menyaring. Orang yang tetap menghubungimu setelah melihat harga adalah orang yang memang sanggup membeli, dan itu menghemat waktu semua pihak.

Seseorang menyusun catatan tempel di dinding kaca
Seseorang menyusun catatan tempel di dinding kaca. Foto: Unsplash

Tiga Fitur yang Paling Sering Dilewatkan

Selain informasi dasar, ada beberapa bagian yang jarang disentuh padahal gratis dan berdampak langsung.

Postingan Berkala

Kamu bisa mengunggah kabar singkat: stok baru, promo tanggal muda, jadwal libur, atau menu musiman menjelang Ramadan. Satu unggahan seminggu sudah cukup untuk membuat profilmu terlihat hidup.

Tanya Jawab

Bagian ini bisa diisi siapa saja, termasuk orang yang belum pernah membeli. Kalau kamu membiarkannya, jawaban keliru dari orang asing bisa bertahan di sana bertahun-tahun.

Isi sendiri pertanyaan yang paling sering masuk ke chat-mu, lalu jawab dengan lengkap. Ini cara paling murah mengurangi pertanyaan berulang.

Ulasan dan Balasannya

Ulasan bukan sekadar hiasan bintang. Ia salah satu bahan pertimbangan terbesar sebelum orang memutuskan menghubungimu, sejalan dengan temuan bahwa mayoritas konsumen enggan membeli kalau tidak ada review.

Balas semuanya, termasuk yang hanya memberi bintang tanpa tulisan. Balasan yang tenang atas keluhan sering lebih meyakinkan calon pembeli daripada sepuluh pujian.

Fitur Pesan dan Janji yang Menyertainya

Profil bisnis menyediakan tombol pesan yang menghubungkan calon pembeli langsung ke kamu. Fitur ini bermanfaat, tetapi punya konsekuensi.

Begitu tombol itu aktif, orang berharap dibalas cepat. Profil yang lambat merespons bisa kehilangan kepercayaan lebih cepat daripada profil yang tidak menyediakan tombol sama sekali.

Karena itu jangan menyalakan semua kanal sekaligus kalau kamu belum siap menjaganya. Lebih baik satu kanal yang dijawab dalam hitungan menit daripada empat kanal yang semuanya terlambat. Kaitan antara kecepatan membalas dan keputusan membeli dibahas lebih jauh dalam ulasan tentang respons cepat dan kepuasan pelanggan.

Hal yang Justru Merugikan Profilmu

Ada beberapa kebiasaan yang terlihat menguntungkan sesaat tetapi merugikan dalam jangka panjang.

Yang pertama, menambahkan kata kunci ke nama bisnis. Menulis “Laundry Kiloan Murah Terdekat Bintaro” sebagai nama toko memang menggoda, tetapi itu melanggar aturan dan profilmu bisa ditangguhkan tanpa peringatan.

Yang kedua, membeli ulasan. Pola ulasan yang tidak wajar cukup mudah dikenali, dan risikonya jauh lebih besar daripada manfaat sementaranya. Selain itu pembeli berpengalaman biasanya bisa merasakan mana ulasan yang tidak tulus.

Yang ketiga, mencantumkan alamat yang tidak benar-benar bisa dikunjungi. Kalau usahamu berjalan dari rumah tanpa etalase, sembunyikan alamat dan atur area layanan saja. Itu pilihan yang sah dan jauh lebih aman.

Membaca Laporannya Tanpa Pusing

Profil bisnis menyediakan data yang sudah cukup untuk mengambil keputusan, asal kamu tahu mana yang perlu dilihat.

  • Berapa kali profilmu muncul di pencarian dan di peta.
  • Kata apa yang diketik orang sebelum menemukanmu.
  • Berapa orang menekan tombol telepon, chat, atau petunjuk arah.

Daftar kata yang dipakai orang adalah bagian paling berguna. Di situ kamu sering menemukan istilah yang tidak pernah terpikir, misalnya orang mencari “nasi box murah” padahal kamu selalu menyebutnya “paket katering”.

Pakai temuan itu untuk memperbaiki deskripsi, nama produk, dan unggahanmu. Perubahan kecil semacam ini biasanya lebih berdampak daripada menambah anggaran iklan.

Kenapa Bisnismu Harus Pakai Halo AI

Semua kerja merapikan profil bermuara pada satu hal: orang menekan tombol untuk menghubungimu. Yang menentukan hasil akhirnya adalah apa yang terjadi setelah itu, dan di titik inilah Halo AI bekerja.

Orang yang menemukanmu lewat pencarian biasanya sedang butuh saat itu juga. Mereka bertanya jam berapa tutup, apakah stok ada, atau bisa dikirim ke daerahnya. Pertanyaan seperti itu tidak bisa menunggu sampai besok pagi.

Jawaban yang diberikan bersumber dari informasi yang kamu siapkan sendiri, sehingga sama persis dengan yang tertulis di profilmu. Pembeli tidak lagi mendapat harga berbeda dari orang yang berbeda, dan pengalaman ini terasa mulus seperti yang dibahas dalam customer experience di WhatsApp.

Percakapan juga bisa berlanjut sampai rincian pesanan dan pembayaran tanpa memindahkan pembeli ke tempat lain. Yang butuh keputusan pemilik tetap bisa dialihkan ke timmu lengkap dengan konteks percakapannya.

Setelah transaksi selesai, permintaan ulasan bisa dikirim di waktu yang tepat. Ulasan itu kembali memperkuat profilmu, dan lingkaran ini berputar tanpa kamu perlu mengingatnya satu per satu.

Kesimpulan: Aset Gratis yang Layak Diurus Serius

Google Bisnisku bukan formulir yang diisi sekali lalu dilupakan. Ia etalase yang dilihat orang setiap hari, sering kali sebelum mereka melihat apa pun yang lain tentang bisnismu.

Mulailah dari yang paling cepat: periksa jam operasional, tambahkan foto baru, dan isi bagian produk. Tiga hal itu bisa selesai dalam satu sore.

Setelah itu bangun kebiasaan kecil. Satu unggahan seminggu, balas setiap ulasan, dan periksa laporannya sebulan sekali sudah menempatkanmu di atas sebagian besar pesaing.

Dan agar setiap tombol chat yang ditekan orang benar-benar berujung transaksi, lengkapi bisnismu dengan Halo AI supaya tidak ada calon pembeli yang menunggu terlalu lama.

Posted in

Discover more from Halo AI | AI Sales No.1

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading