Google merilis update terbaru untuk fitur Search dan Gemini AI di ajang Google I/O yang digelar di Mountain View, California, Amerika Serikat. Search kini diperkuat model AI Gemini 3.5 Flash terbaru, memungkinkan pengguna melakukan pencarian yang jauh lebih kompleks.
Raksasa teknologi tersebut merilis fitur baru yang lebih canggih, mulai dari mengunggah foto sebagai referensi, mencari produk dengan kriteria spesifik, hingga menjalankan percakapan dua arah langsung dari panel Gemini AI Overview.
Tak hanya itu, Google juga memperkenalkan fitur agen berbasis Search yang bisa memantau web secara otomatis dan memberi notifikasi ketika kondisi tertentu terpenuhi. Misalnya pengguna bisa mencari apartemen dengan fasilitas spesifik atau memantau kolaborasi produk atlet favorit.
Update Gemini AI
Tak hanya itu, Google turut memperbarui aplikasi Gemini dengan tampilan baru. Pengguna bisa mencoba fitur percakapan Gemini Live, dan Daily Brief yang merangkum aktivitas harian pengguna dari Gmail dan kalender.
Kejutan terbesarnya adalah Gemini Spark. Ini agen personal yang bekerja di balik layar, bahkan saat pengguna tidak aktif. Tugasnya dari memantau tagihan kartu kredit hingga merangkum info penting dari sekolah anak.
Update-update baru tersebut hadir di tengah performa bisnis Google yang tengah sukses, dengan pendapatan iklan Search mencapai 60,4 miliar dolar pada kuartal pertama, naik 19% dibanding tahun lalu.
Namun persaingan semakin ketat, terutama dari ChatGPT milik OpenAI yang kini mengklaim 400 juta pengguna aktif mingguan lebih banyak dari Gemini.
Bukan hanya ChatGPT yang menguasai pasar AI, Claude dari Anthropic menjadi pemain baru yang berhasil mencuri hati para tech enthusiast karena banyaknya produk yang dikeluarkan. Mulai dari Claude Design sampai Claude for Small Business, Anthropic ingin memberikan dampak dan kemudahan kepada kehidupan manusia.
Apa Saja Fitur-fitur Gemini AI dan Kehebatannya?
Melihat update yang sangat pesat di dunia teknologi, Google sebagai anggota Magnificent Seven tentu tak mau ketinggalan. Google mengumumkan sejumlah pembaruan besar untuk aplikasi Gemini di ajang Google I/O 2026.
Awalnya Gemini hanya melayani 400 juta pengguna tahun lalu. Namun, AI besutan Google tersebut kini telah digunakan oleh lebih dari 900 juta orang di 230 negara dan dalam lebih dari 70 bahasa setiap bulannya. Ini membuktikan bahwa adopsi AI generatif di kalangan pengguna global sangat berkembang cepat. Berikut adalah fitur-fitur baru yang diperkenalkan:
Gemini AI 3.5 Flash
Model AI generasi terbaru Google yang dirancang untuk menggabungkan kecerdasan tingkat tinggi dengan kecepatan respons yang sangat cepat.
Model ini menjadi fondasi dari berbagai fitur baru Gemini. AI Google Gemini 3.5 Flash juga diklaim mampu memproses permintaan kompleks tanpa mengorbankan kecepatan, menjadikannya pilihan utama untuk penggunaan sehari-hari yang membutuhkan respons instan.
Gemini AI Neural Expressive
Perombakan total tampilan dan nuansa aplikasi Gemini yang didesain ulang dari nol. Antarmuka baru ini menampilkan animasi yang lebih fluid, palet warna yang lebih hidup, tipografi baru, serta dukungan haptic feedback.
Hal yang tak kalah menarik, Gemini kini tidak lagi menyajikan jawaban dalam bentuk blok teks panjang, melainkan respons secara real-time yang disesuaikan dengan konteks pertanyaan. Jadi, pengguna bisa merasakan percakapan dengan human touch meski mereka tengah ngobrol bersama AI Google.
Respons tersebut tak hanya berbentuk teks, namun juga bisa berupa gambar, timeline interaktif, video narasi, hingga grafik dinamis. Fitur AI Google Gemini Live juga kini terintegrasi langsung, memungkinkan pengguna beralih mulus antara mengetik dan berbicara dalam satu sesi percakapan tanpa terputus. Neural Expressive sudah mulai diluncurkan secara global hari ini di web, Android, dan iOS.
Gemini AI Omni
Model baru AI Google Gemini Omni memungkinkan pengguna mengubah ide menjadi video berkualitas sinematik hanya dengan teks, gambar, atau footage yang diunggah. Proses editing video kini bisa dilakukan layaknya percakapan biasa, pengguna cukup mengetik perintah seperti menambahkan zoom sinematik atau mengganti latar belakang, dan Gemini Omni akan mengerjakannya.
Tak hanya itu, pengguna juga bisa membuat avatar AI yang menyerupai wajah dan suara mereka sendiri untuk dimasukkan langsung ke dalam video. Fitur ini mulai diluncurkan hari ini untuk pelanggan Google AI Plus, Pro, dan Ultra.
Gemini AI Daily Brief
Gemini AI personal yang dirancang menjadi “pintu masuk” pertama pengguna di setiap pagi hari. Setelah diaktifkan, Gemini bekerja di balik layar untuk mengumpulkan pembaruan penting dari Gmail, memantau agenda dari Google Calendar, lalu merangkumnya menjadi briefing ringkas yang mudah dibaca.
Lebih dari sekadar ringkasan, Daily Brief secara aktif memprioritaskan informasi berdasarkan tujuan pengguna dan bahkan menyarankan langkah-langkah konkret yang perlu segera dilakukan. Pengguna bisa melatih preferensinya dari waktu ke waktu dengan memberi thumbs up atau down pada setiap rekomendasi. Fitur ini mulai tersedia hari ini untuk pelanggan Google AI Plus, Pro, dan Ultra di Amerika Serikat.
Gemini AI Spark
Ini adalah lompatan terbesar Gemini: dari sekadar asisten yang menjawab pertanyaan, menjadi agen aktif yang benar-benar mengerjakan tugas atas nama pengguna. Spark beroperasi 24 jam sehari, 7 hari seminggu, dan tetap berjalan di balik layar meskipun perangkat sudah ditutup atau dikunci.
Terintegrasi dengan Gmail, Google Docs, Slides, dan berbagai aplikasi Workspace lainnya. Dengan ini, Spark bisa melakukan tugas-tugas kompleks seperti menganalisis tagihan kartu kredit bulanan untuk mendeteksi biaya tersembunyi, memantau email dari sekolah anak dan merangkum tenggat penting, hingga menyusun catatan rapat menjadi dokumen Google Docs yang rapi lengkap dengan draft email pengantarnya.
Spark juga terhubung dengan aplikasi pihak ketiga seperti Canva, OpenTable, dan Instacart melalui koneksi MCP yang baru diluncurkan hari ini.
Meski punya fitur-fitur yang sangat canggih, Spark tetap berada di bawah kendali pengguna, di mana mereka bisa memilih aplikasi mana yang boleh diakses. Spark juga akan selalu meminta izin sebelum melakukan tindakan berisiko seperti mengirim email atau melakukan transaksi.
Spark akan mulai diuji oleh trusted testers minggu ini dan dijadwalkan masuk fase Beta untuk pelanggan Google AI Ultra di AS minggu depan.
Aplikasi macOS yang Diperbarui
Gemini untuk macOS akan segera mendapatkan integrasi Gemini Spark sehingga bisa membantu tugas-tugas yang melibatkan file lokal dan mengotomasi berbagai alur kerja di desktop.
Selain itu, fitur suara baru sedang dikembangkan memungkinkan Gemini AI memahami ucapan spontan pengguna, termasuk saat berpikir keras dengan banyak jeda dan koreksi lalu mengubahnya menjadi teks yang rapi dan terformat sesuai konteks layar.
Aplikasi macOS sudah bisa diunduh hari ini untuk semua pengguna, sementara Gemini Spark dan fitur suara baru dijadwalkan hadir pada akhir musim panas ini.
Sumber: Blog Google


Leave a Reply